Langsung ke konten utama

Jadikan Orang Tuamu Raja, Maka Rezekimu Seperti Raja


Foto pihak ketiga

ISLAMICOM - Siapa yang tidak kenal dengan salah satu pengusaha ternama di Indonesia ini. Dia adalah Budi Harta Winata, Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan. Bagaimana perjalanannya menggapai kesuksesan, berikut kisahnya.

KETIKA ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha, jawabnya singkat, “Jadikan orang tuamu Raja, maka rezeki mu seperti Raja”.
Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja.
Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya.

Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu. Sudah tahu Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta kemereka, pada hal kita sudah dewasa. Atau, Orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja.

Bila ini yang terjadi, maka Rezeki Orang itu Rezeki Pembantu, karena ia memperlakukan Orang tua-nya seperti Pembantu. Walau Suami-istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya”.

Dari diskusi itu, kami pun melakukan survey kecil-kecil an kepada beberapa orang.
Kami bertanya anaknya berapa ?
Siapa yang paling sukses?
Siapa yang paling susah?

TERNYATA jawabnya semua sama.
Anak-anak yang sukses adalah : Anak yang memperlakukan Orang tua-nya seperti Raja. Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan kurang perduli pada orang tuanya. Tapi juga JANGAN mendekati orang tua hanya untuk mendapatkan Hartanya.

Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja.
Buktikan dan jangan hanya ada di angan-angan. Beruntunglah bagi yang masih memiliki orang tua, masih BELUM TERLAMBAT untuk berbakti.

UANG bisa dicari, tapi kesempatan untuk mengasihi tidak bisa lagi.!!!

(dilansir dari berbagai sumber)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IJAZAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA, Dzikir dan Shalawat

Hijrahcom - Wali Allah, Habib Munzir Bin Fuad Al Musawa dalam sebuah kesempatan menganjurkan untuk selalu membaca dzikir Yaa Lathif dan membaca sultanuddzikir (raja semua zikir yaitu Allah beberapun jumlahnya dan kapanpun. Khusus dzikir ya Allah dibaca 200x sebelum subuh jika mampu, jika tidak maka bacalah setiap harinya diwaktu sesempatnya. Selain itu, banyak-banyak bershalawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Dalam satu hari, beliau selalu mendawamkan shalawat sebanyak 5000 kali. Beliau pernah mengatakan, "Saudaraku yg kumuliakan, saya membaca shalawat : Allahummah shalli ala sayyidina muhammad wa alihi wa shahbihi wasallim 5000x Setiap harinya, waktu saya sangat sibuk, sudah saya program setiap saya naik mobil dari rumah kemarkas majelis selepas dzikir subuh, mesti mencapai 2000x, lalu tasbih tidak saya bawa, saya tinggal di mobil, karena tugas dan kesibukan penuh, dan kalau saya berangkat ke majelis malam saya bawa lagi dan teruskan shalawat, ia mesti selesai 3000x dal...

Cerita Ustadz Somad Tentang Keseharian Almarhuma Ibundanya

Referensi pihak ketiga Hijrahcom - Ketika malam takziyah, gurunda Ustadz Abdul Somad bercerita mengenang maknya. "Mak ku itu, gemar bersedekah, setiap melihat orang susah, pasti cerita ke kami untuk membantu orang tersebut. Tapi dia tak pernah minta ke aku." "Hanya cerita saja, kalau duitnya tak cukup untuk membantu. Aku paham, ujung-ujungnya pasti menambahkan sendiri untuk sedekahnya itu." Beliau juga bercerita, ketika sampai di bandara Medan waktu wafat maknya, dijemput oleh Pak Gubernur. Ungkapnya,  "Pas saya keluar bandara, langsung dikasih pak Edi duit, tebal (sembari merenggangkan jempol dan telunjuknya). Teringat saya, rupanya duit mak dulu yang dimasukkannya ke amplop yang tipis itu. Setiap kotak itu, duit, duit, duit. Itulah yang dia bagi. Itu duit dia sendiri, entah dia tahan selera makan dia, atau duit sawitnya yang dibagi-bagi. Dia tak pernah minta duit. Hari ini, Allah perlihatkan balasannya." "Kalau kenduri (mengundang or...

JANGAN MENGHINA MAKHLUK, Pesan dan Nasehat dari Abah Muhammad Zaini (Guru Sekumpul)

Foto pihak ketiga Hijrahcom - Jangan menghina makhluk, siapa tahu dia Wali. Cukup baik sangka kepada semua makhluk dan jangan menggaduhi hal Ihwal orang. Simpan aib orang baik2 sebagaimana kita menyimpan aib kita sendiri. Bersikaplah diri kita ini lebih hina dari orang lain. Jangan menggibah orang lain dan jangan sombong akan Ilmu yang dimiliki. Sebesar apapun kesalahan orang, jangan kita hina dia, karena jika dia bertaubat siapa tahu dia lebih Mulia dari kita yang tidak merasa punya dosa. Menyakiti hati makhluk sama menyakiti hati Rasulullah, membahagiakan hati makhluk sama membahagiakan Rasulullah karena kita semua sama2 Ummatnya Rasulullah, Ummat akhir zaman. Inilah Akhlak Mulia Guru Sekumpul. Orang yang jadi Wali itu ada beberapa macam yaitu ; 1. Ada Wali itu dia sendiri yang tahu pada dia Wali tapi orang kampung tidak tahu kalau dia Wali. 2. Ada Wali itu dia sendiri tidak tahu pada ia Wali sedangkan orang kampung tahu dia itu Wali. 3. Ada Wali itu dia sendiri tahu ...