Langsung ke konten utama

Postingan

Jadikan Orang Tuamu Raja, Maka Rezekimu Seperti Raja

Foto pihak ketiga ISLAMICOM - Siapa yang tidak kenal dengan salah satu pengusaha ternama di Indonesia ini. Dia adalah Budi Harta Winata, Pemilik PT. Artha Mas Graha Andalan. Bagaimana perjalanannya menggapai kesuksesan, berikut kisahnya. KETIKA ditanya rahasia suksesnya menjadi Pengusaha, jawabnya singkat, “Jadikan orang tuamu Raja, maka rezeki mu seperti Raja”. Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti Raja. Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya. Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti Pembantu. Sudah tahu Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta kemereka, pada hal kita sudah dewasa. Atau, Orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja. Bila ini yang terjadi, maka Rezeki Orang itu Rezeki Pembantu, karena ia memperlakukan Orang tua-...

JANGAN MENGHINA MAKHLUK, Pesan dan Nasehat dari Abah Muhammad Zaini (Guru Sekumpul)

Foto pihak ketiga Hijrahcom - Jangan menghina makhluk, siapa tahu dia Wali. Cukup baik sangka kepada semua makhluk dan jangan menggaduhi hal Ihwal orang. Simpan aib orang baik2 sebagaimana kita menyimpan aib kita sendiri. Bersikaplah diri kita ini lebih hina dari orang lain. Jangan menggibah orang lain dan jangan sombong akan Ilmu yang dimiliki. Sebesar apapun kesalahan orang, jangan kita hina dia, karena jika dia bertaubat siapa tahu dia lebih Mulia dari kita yang tidak merasa punya dosa. Menyakiti hati makhluk sama menyakiti hati Rasulullah, membahagiakan hati makhluk sama membahagiakan Rasulullah karena kita semua sama2 Ummatnya Rasulullah, Ummat akhir zaman. Inilah Akhlak Mulia Guru Sekumpul. Orang yang jadi Wali itu ada beberapa macam yaitu ; 1. Ada Wali itu dia sendiri yang tahu pada dia Wali tapi orang kampung tidak tahu kalau dia Wali. 2. Ada Wali itu dia sendiri tidak tahu pada ia Wali sedangkan orang kampung tahu dia itu Wali. 3. Ada Wali itu dia sendiri tahu ...

Penjual Cilok Ini Ternyata Hafidz Al-Qur’an 25 Juz

foto pihak ketiga ISLAMICOM -  Beberapa orang berpendapat ketika bertemu dengan orang untuk pertama kalinya, yang dilihat adalah penampilan. Akan tetapi tidak semua prediksi kita benar, bahwa orang yang tidak rapih atau terlihat seperti anak nakal, belum tentu mewakili karakter dan sifat aslinya. Jangan menilai seseorang hanya dari penampilannya saja, mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan sosok penjual cilok ini. Ia bernama Ahmad Arifin, berusia 16 tahun. Setiap hari Ahmad berjualan cilok di depan Rumah Sakit Ansari Saleh, Banjarmasin. Kisahnya menyebar viral di dunia maya setelah dibagikan oleh akun facebook Masjid Hasanuddin Madjedie. Bagaimana tidak, anak penjual cilok ini membuat terhenyak para netizen lantaran dirinya ternyata sudah hafal 25 juz Al-Quran. Dandanan yang ala kadarnya seperti pemuda seusianya. Bahkan ia punya rambut yang gaul dengan polesan warna di bagian tengahnya. Mungkin sebagian orang banyak yang tidak percaya bahwa ia adal...

Obatilah Penyakit Anda dengan Sedekah

Foto pihak ketiga Hijrahcom - S emua tentunya percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini tentunya atas kuasa-Nya. Allah yang telah menciptakan segala sesuatunya itu menjadi sempurna. Allah mampu melakukan apa pun sesuai kehendaknya. Setidaknya terdapat dua keniscayaan mutlak milik Allah Swt, yang sebenarnya tidak akan mampu dipungkiri oleh semua makhluk. Manusia pun begitu lemah untuk ‘menggugat’ keniscayaan itu. Hanya orang-orang yang lemah imannya, yang tidak memahami masalah ini. Pertama, bahwa Allah Swt telah menurunkan penyakit, dan Dia bersama itu juga menurunkan obatnya. Allah hanya akan memberikan kesembuhan kepada orang yang dikehendaki-Nya. Allah juga akan meletakkan obat sebagai sarana kesembuhan seseorang di mana saja yang Dia kehendaki. Bisa jadi Allah menyimpan obat itu dalam pil-pil kimiawi atau obat-obatan tradisional. Dan tak dapat dipungkiri juga bila Allah menyimpan obat tersebut dalam amalan iba...

CERITA RAKYAT, KISAH 4 KESULTANAN MOLOKU KIERAHA

Hijrahcom  - Alkisah, pada zaman dahulu kala, di daerah Maluku Utara, ada seorang pemuda tampan bernama Jafar Sidik. Tak seorang pun warga negara yang tahu asal-usul keluarga. Ia tinggal sendirian di sebuah rumah kecil di Desa Salero Ternate. Untuk memenuhi kebutuhan yang terlewati, Jafar Sidik mencari kayu bakar di hutan dan menjualnya ke pasar. Di tengah hutan tempat ia biasanya mencari kayu bakar ada telaga yang berair jernih, sejuk, dan dibahas oleh pepohonan yang rindang. Setiap orang yang berada di tempat itu akan merasa nyaman dan tenteram. Itulah mengapa telaga itu disebut dengan Telaga Air Sentosa. Saat sakit, sepulang mencari kayu bakar, Jafar Sidik duduk-duduk di tepi telaga itu untuk melepaskan lelah. Sore itu, cuaca tampak cerah. Ia duduk di atas batu besar sambil merendam dalam telaga udara. Pemandangannya menerawang ke langit yang berwarna jingga. Pada saat berfikir, tiba-tiba pandangannya tertuju pada setitik cahaya berwarna-warni. Semakin lama cahaya semakin ...

Keutamaan Masyithah, Sang Ibu Teladan

Oleh: HM Syamlan Hijrahcom - Kaum perempuan memang hebat. Mereka memiliki tanggung jawab begitu berat. Tak bisa tergantikan laki-laki. Umpamanya, mengandung, melahirkan, dan menyusui anak-anak. Semenjak dahulu, kaum perempuan selalu menambah amal kebaikan dengan bekerja untuk mencari rezeki. Bukan untuk dirinya sendiri, melainkan juga anak-anak dan keluarga atau bahkan menunjang peradaban. Banyak contoh ibu teladan. yang Di antaranya adalah Siti Hajar (istri Nabi Ibrahim AS), Masyithah (tukang sisir anak Firaun), Maryam (ibunda Nabi Isa AS), dan Siti Khadijah (istri Rasulullah SAW). Siti Hajar sangat jelas peranannya. Beliau harus pontang-panting mencari rezeki di tengah gurun panas yang sangat menyengat antara Bukit Shafa dan Marwah. Hasilnya, air zam zam. Awalnya memang untuk diri dan anaknya, tetapi kemudian berkembang untuk seluruh umat manusia, hingga saat ini dan bahkan mungkin akhir zaman kelak. Maryam pun demikian. Ia merintih kelap...

Atika binti Zaid bin Amar, Wanita Hebat bersuamikan empat Mujahid

ISLAMICOM -  Suatu ketika ada seorang wanita bernama Atika binti Zaid bin Amar bin Nufail. Wanita tersebut merupakan keturunan dari salah satu kabilah Quraisy yang baik nasabnya. Wanita ini memiliki perangai yang lembut, paras yang cantik, berakhlak mulia dan bersih hatinya. Semasa hidupnya, beliau menikah dengan pria-pria yang terbaik di jaman tersebut dan keempatnya mati syahid. Bagaimana ceritanya? Suami pertama adalah Abdullah bin Abu Bakr Ash Shidiq . Pernikahan pertama beliau adalah dengan Abdullah, putra dari Abu Bakr Ash Shidiq. Siapa yang tidak kenal dengan Abu Bakr dan keluarganya? Mereka adalah orang-orang yang terdepan dalam jihad dan membela Rasulullah pada masa Jahiliyah. Bahkan mereka menginfaqkan hampir seluruh hartanya di jalan Allah dan untuk membela RasulNya. Namun karena kecantikan Atikah dan kepandaiannya dalam berinteraksi, Abdullah lalai dalam shalat berjama’ah. Pasangan ini asyik bercanda dari sebelum adzan hingga shalat selesai ditunaikan. Maka sang...